jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dr Helena Octavianne mencatat prestasi membanggakan. Dia dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik dalam Wisuda ke-261 Universitas Airlangga (Unair).
Helena menyelesaikan studi doktoralnya di Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Sekolah Pascasarjana dengan IPK nyaris sempurna, 3,97. Dia pun meraih predikat summa cumlaude.
Tak hanya itu, Helena juga menjadi doktor perempuan pertama di program studi tersebut pada 2026.
Saat ini, Helena menjabat sebagai Kepala Bagian Reformasi Birokrasi pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Perjalanan akademiknya tidak mudah. Disertasinya mengalami revisi berulang, termasuk pergantian judul hingga sembilan kali.
Dia pun berhasil mempertahankan judul disertasinya 'Servant Leadership Memediasi Pengaruh Kompetensi Jaksa terhadap Optimalisasi Organizational Performance dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Terkait Perempuan dan Anak yang Dimoderasi oleh Public Pressure dan Organizational Pressure'
Namun, proses itu justru memperkuat kualitas penelitian yang dia susun.
Disertasi Helena mengangkat tema servant leadership dalam meningkatkan kinerja organisasi penegak hukum, khususnya dalam penanganan perkara perempuan dan anak.

















































