jabar.jpnn.com, CIAMIS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mengevakuasi 164 jiwa ke tempat yang lebih aman akibat banjir yang dipicu luapan Sungai Citalahab di Kecamatan Pamarican, Senin (16/2) malam.
Kepala BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan para warga yang terdampak berasal dari Desa Bangunsari.
Mereka untuk sementara ditempatkan di Masjid Nurul Hak dan Diniyah Al Ma’arif sebagai titik pengungsian.
“Mengungsi 164 jiwa di Desa Bangunsari, titik pengungsian di Masjid Nurul Hak dan Diniyah Al Ma’arif,” ujar Ani di Ciamis, Selasa (17/2).
Ia menuturkan hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Ciamis menyebabkan aliran Sungai Citalahab meluap dan menggenangi permukiman warga di dua desa, yakni Desa Bangunsari dan Desa Sukahurip.
Di Dusun Kubangsari, Desa Bangunsari, banjir merendam 260 rumah dengan jumlah terdampak sebanyak 282 kepala keluarga atau 831 jiwa.
Selain permukiman, sekitar 200 hektare lahan persawahan dengan usia tanam padi 80 hari turut terendam.
Sementara itu, di Desa Sukahurip, banjir menggenangi 34 rumah di Dusun Sambungjaya dan 35 rumah di Dusun Kertajaya. Selain itu, tanggul sungai dilaporkan jebol dengan lebar sekitar 18 meter dan tinggi 6 meter.

















































