Surya Paloh Soroti Demokrasi: Banyak Gaduh, Minim Substansi

1 week ago 21

Rabu, 22 April 2026 – 17:32 WIB

 Banyak Gaduh, Minim Substansi - JPNN.com Jatim

Ketua Umum NasDem Surya Paloh saat mengisi orasi ilmiah dalam pengukuhan Guru Besar Tata Hukum Negara di Ubhara, Rabu (22/4). Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pengukuhan Dossy Iskandar Prasetyo sebagai Guru Besar di Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya tak sekadar seremoni akademik. Momentum itu berkembang menjadi ruang refleksi tajam tentang arah demokrasi dan kondisi kebangsaan.

Sejumlah tokoh nasional hadir dalam forum itu, seperti Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Direktur Eksekutif Nagara Institute Akbar Faizal.

Dalam orasi ilmiahnya Prof Dossy mengangkat tema Ide Normatif Partai Politik dalam Konteks Konstitusi dan Cita Demokrasi. 

Dia menegaskan partai politik tidak semestinya terjebak sebagai kendaraan kekuasaan semata. Peran utama partai adalah menjaga konstitusi, merawat etika demokrasi, dan menyalurkan aspirasi publik secara berintegritas.

Pandangan itu beririsan dengan kritik yang disampaikan Surya Paloh. 

Dia menilai praktik politik saat ini semakin menjauh dari nilai ideal demokrasi. Menurutnya, ruang publik kini riuh, tetapi kehilangan kedalaman gagasan.

“Yang kita lihat hari ini bukan kekayaan pikiran, tetapi kemiskinan nalar yang dipertontonkan,” ujarnya.

Dia menyebut perdebatan publik kerap berlangsung dangkal, minim arah, dan jauh dari isu strategis. Tak hanya itu, Surya Paloh juga menyoroti melemahnya kohesi sosial di tengah masyarakat.

Surya Paloh kritik ruang publik yang dinilai bising, tetapi miskin nalar dalam pengukuhan guru besar Dossy Iskandar di Ubhara.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |