Tebing Sungai Oya Longsor, Musala Adzikri Ambrol, Tak Bisa Diperbaiki

3 hours ago 19

Kamis, 26 Februari 2026 – 10:50 WIB

Tebing Sungai Oya Longsor, Musala Adzikri Ambrol, Tak Bisa Diperbaiki - JPNN.com Jogja

Musala Adzikri di Bantul yang ambrol karena cuaca hujan lebat. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, BANTUL - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bantul pada Selasa malam (24/2) mengakibatkan tebing Sungai Oya di kawasan Srikeminut, Kelurahan Sriharjo, Kecamatan Imogiri, mengalami longsor. Insiden ini menyebabkan sebagian bangunan Musala Adzikri ambrol dan tidak lagi dapat digunakan.

Peristiwa ini terjadi tepat setelah warga melaksanakan ibadah salat tarawih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

"Kejadiannya saat salat tarawih. Jadi, sempat digunakan untuk ibadah. Namun, saat kejadian longsor, warga sudah keluar dari musala,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amruddin, Rabu (25/2).

Lurah Sriharjo Titik Istiyawatun Khasanah mengatakan jemaah sempat mendengar suara gemuruh saat ibadah masih berlangsung.

"Belum selesai tarawih, warga sudah keluar musala karena mendengar suara bruk (ambrol)," tuturnya.

Berdasarkan hasil asesmen sementara, penyebab utama ambrolnya bangunan adalah abrasi Sungai Oya. Aliran air yang deras mengikis tebing sungai hingga memicu longsoran dengan dimensi yang cukup luas.

Ketinggian tebing sekitar dua hingga tiga meter, lebar longsoran mencapai 100 meter.

Kondisi bangunan saat ini sepertiga bangunan musala sudah roboh ke sungai.

Sebuah musala di Bantul ambrol karena tebing Sungai Oya longsor. Tempat ibadah itu tidak bisa diperbaiki di tempat yang sama.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |