Tepi Sungai Masih Dijadikan Parkir, Eri Ingatkan Risiko Bahaya dan Banjir

3 weeks ago 29

Sabtu, 31 Januari 2026 – 20:02 WIB

Tepi Sungai Masih Dijadikan Parkir, Eri Ingatkan Risiko Bahaya dan Banjir - JPNN.com Jatim

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Foto: Diskominfo Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali mengingatkan warga maupun pelaku usaha agar tidak memanfaatkan area tepi sungai untuk bangunan maupun tempat parkir.

Aktivitas tersebut dinilai membahayakan keselamatan sekaligus meningkatkan risiko banjir di kawasan sekitar.

Eri menyebut hingga kini masih ditemukan bangunan dan aktivitas usaha yang berdiri terlalu dekat dengan sungai, bahkan menjadikan bantaran sungai sebagai area parkir kendaraan.

“Kalau ada bangunan dan aktivitas di tepi sungai, saya minta pelaku usaha dan warga tidak menjadikannya sebagai tempat parkir atau perluasan usaha. Contohnya, ada mobil yang terperosok ke sungai karena area itu dipakai parkir,” ujar Eri, Sabtu (31/1).

Menurut Eri, setiap sungai memiliki garis sepadan atau jarak aman yang harus dijaga antara aliran sungai dan bangunan. Namun, dalam praktiknya, aturan tersebut kerap diabaikan oleh sebagian pemilik usaha.

Dia menyatakan bangunan yang berdiri terlalu dekat dengan sungai dan aktivitas parkir di bantaran dapat mengganggu aliran air. Kondisi itu berpotensi memperparah dampak banjir sekaligus membahayakan pengguna jalan maupun pengunjung usaha.

“Celakanya, kalau bangunan menempel terus dan parkir menutupi sungai, aliran air menjadi terganggu. Surabaya tidak bisa ditata hanya oleh pemerintah, tapi harus bersama-sama dengan warga,” tuturnya.

Eri menambahkan Pemkot Surabaya secara rutin melakukan pengawasan dan penataan kawasan tepi sungai. Namun, upaya tersebut tidak akan maksimal tanpa kesadaran dan keterlibatan aktif masyarakat.

Bangunan dan parkir di bantaran sungai dinilai memicu risiko banjir di Surabaya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |