Terbitan 2006 Belum Lengkap, Buku Sejarah MPR Disusun Ulang, Ditarget Rampung Agustus

1 day ago 16

Terbitan 2006 Belum Lengkap, Buku Sejarah MPR Disusun Ulang, Ditarget Rampung Agustus

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Plt Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah (kiri) di acara Penandatanganan Perjanjian Kerja dengan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI) di Ruang Delegasi, Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/4). Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia sedang mempersiapkan penyusunan ulang Buku Sejarah MPR.

Hal ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman publik terhadap peran dan perjalanan MPR RI.

Buku ini direncanakan akan selesai dan diluncurkan pada Agustus mendatang, bertepatan dengan momentum hari jadi MPR RI.

Plt. Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah menyampaikan penyusunan ulang ini dilatarbelakangi keberadaan Buku Sejarah MPR yang sebelumnya terbit pada 2006, namun dinilai belum lengkap dan tidak dilanjutkan pembaruannya.

Oleh karena itu, MPR mengambil langkah untuk menulis ulang sejarah tersebut dengan berbagai penyempurnaan.

“Awalnya kita sudah punya buku sejarah yang diterbitkan tahun 2006, tetapi memang belum lengkap dan tidak diteruskan. Dari situlah Pimpinan MPR meminta supaya sejarah ini ditulis kembali dengan bebagai perbaikan,” kata Siti Fauziah dalam keterangannya, Senin (13/4).

Siti Fauziah menyampaikan hal itu pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Sekretariat Jenderal MPR RI dengan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI) di Ruang Delegasi, Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/4).

Ibu Titi yang akrab disapa menegaskan  penyusunan ulang Buku Sejarah MPR ini tidak sekadar melanjutkan edisi sebelumnya, melainkan menulis ulang secara menyeluruh dengan pendekatan yang lebih komprehensif.

MPR bekerja sama dengan FIB UI menyusun ulang Buku Sejarah MPRarah MPR yang ditarget

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |