Ternyata, Impor Pikap India Rp 40 Triliun Dicicil Selama 6 Tahun

2 hours ago 19

Ternyata, Impor Pikap India Rp 40 Triliun Dicicil Selama 6 Tahun

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan impor 105 ribu pikap dari India tidak akan membebani kondisi fiskal.

Pasalnya, pengadaan pikap tersebut melalui pinjaman dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). 

Kemudian nantinya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mencicil kewajiban pinjaman tersebut sekitar Rp 40 triliun per tahun selama enam tahun ke depan.

"Jadi, untuk saya sih risikonya clear, enggak ada tambahan risiko fiskal," ungkap Purbaya dikutip, Rabu (25/2).

Menurut Purbaya, setiap tahun sebagian anggaran akan dipindahkan dari uang dana desa. 

"Jadi, setiap tahun pun memang belanja segitu. Cuma sekarang cara belanjanya berubah," ujar Purbaya.

Purbaya menerangkan pembayaran cicilan dilakukan dengan mengalihkan sebagian alokasi dana desa yang setiap tahunnya sudah dianggarkan.

"Dengan demikian, yang berubah hanyalah mekanisme penyaluran anggaran, bukan penambahan beban baru," kata dia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan impor 105 ribu pikap dari India tidak akan membebani kondisi fiskal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |