jatim.jpnn.com, JEMBER - Polres Jember telah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden ledakan di Masjid Raya Perumahan Peson Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.
Kapolres Jember AKBP Bobby A Condroputro mengungkapkan berdasarkan hasil analisis tim gabungan Laboratorium forensik (Labfor) Polda Jatim tidak ditemukan bahan peledak di lokasi kejadian.
"Perkembangan penyelidikan dapat kami sampaikan sementara tidak ditemukan adanya bahan peledak hasil analisis oleh tim gabungan," kata Bobby, Kamis (26/3).
Bobby menegaskan ledakan disebabkan oleh bahan atau zat mudah terbakar atau meledak yang diduga ada di dalam almari besi.
"Seperti sodium perklorat NaClO4 dan poli atau bisphenol acetoepikloro hidrin yang kemudian karena mengalami perubahan suhu atau temperatur panas sehingga kemudian menimbulkan ledakan," katanya.
Walakin, pihaknya masih terus bekerja mendalami peristiwa ledakan yang terjadi dan setiap perkembangan akan disampaikan.
Garis polisi yang sebelumnya dipasang untuk mempermudah penyelidikan, kini telah dilepas.
Diberitakan sebelumnya, insiden ledakan keras terjadi Masjid Alhabsyi Perumahan Pesona Regency Patrang, Jember saat salat Tarawih pada Senin (16/3) malam.


















































