bali.jpnn.com, MAKASSAR - Kekalahan menyakitkan yang dialami PSM Makassar pada laga pekan ke-17 Super League 2025-2026 kontra Bali United menyisakan kesedihan mendalam.
Rasa kecewa, sedih dan marah tidak hanya dirasakan suporter, tetapi juga pemain, manajemen, ofisial, tetapi juga pelatih kepala Tomas Trucha.
Menurut Tomas Trucha, PSM Makassar dihukum Bali United karena kesalahannya sendiri.
Berdasar analisisnya, ada tiga faktor penyebab PSM Makassar pantas menerima kekalahan menyakitkan di kandangnya sendiri.
Pertama, kesalahan skuad Pasukan Ramang mengantisipasi pergerakan pemain Bali United saat counter attack awal pertandingan.
Berawal dari lemparan ke dalam, penyerang sayap Thijmen Goppel berhasil mengelabui Yuran Fernandes dan Syahrul Lasinari dan mengirimkan bola ke Mirza Mustafic.
Tanpa pengawalan yang ketat, Mirza Mustafic berhasil menjebol gawang Reza Arya Pratama saat laga baru berjalan 30 detik.
“Kemasukan gol cepat membuat mental pemain runtuh,” ujar Tomas Trucha.



















































