jpnn.com, JAKARTA - Tim beregu putra dan putri Indonesia akan menghadapi ajang Thomas-Uber Cup 2026 dengan modal kurang memuaskan di tur Eropa serta ajang Badminton Asia Championships 2026.
Pada turnamen terakhir di Kejuaraan Asia 2026, wakil Indonesia hanya mampu membawa pulang medali perunggu.
Pencapaian semifinalis diraih oleh pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (ganda putra) serta Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri).
Ketum PBSI, Fadil Imran masih optimistis Indonesia mampu berbicara banyak pada ajang beregu yang berlangsung di Horsens, Denmark itu.
Alumni Akpol 1991 itu menilai ajang beregu sangat berbeda dengan perorangan sehingga dirinya masih yakin skuad Garuda mampu melangkah jauh nantinya.
“Saya selalu memberikan motivasi kepada anak-anak bahwa tim berbeda dengan beregu. Atmosfernya sangat jauh berbeda. Kadang-kadang kekompakan, kebersamaan itu menjadi penting dan itu bisa menjadi energi untuk mengalahkan siapa pun,” ungkap Fadil Imran.
Kiprah tim beregu putra dan putri Indonesia pada ajang Thomas-Uber Cup 2026 layak dinantikan.
Rencananya para pemain akan bertolak ke Denmark pada Kamis (16/4) untuk melakukan persiapan awal.




















































