jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Penyidik Sat Reskrim Polres Situbondo telah memeriksa 11 saksi terkait insiden ledakan bahan petasan yang menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih.
Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengatakan belasan saksi yang diperiksa merupakan warga sekitar lokasi ledakan yang terjadi pada Rabu (18/2) pekan lalu.
"Kami telah memeriksa 11 orang saksi, dan belasan saksi insiden ledakan petasan tersebut merupakan tetangga atau warga sekitar sumber ledakan," kata Agung, Kamis (26/2).
Menurut dia, penyidik belum dapat memeriksa lima korban selamat karena masih mengalami trauma. Akibatnya, polisi belum bisa menyampaikan kronologi lengkap ledakan yang juga merusak 11 rumah warga di sekitar lokasi.
Lima korban selamat mengalami luka bakar rata-rata 50 persen dan saat ini menjalani rawat jalan setelah sebelumnya dirawat di RSUD Asembagus.
"Lima korban ledakan belum bisa dimintai keterangannya, karena mereka masih trauma dan sedang rawat jalan akibat luka bakar pascaledakan petasan pekan lalu," ujarnya.
Sebelumnya, Tim Identifikasi Polres bersama Tim Identifikasi dan Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari lokasi ledakan, polisi mengamankan 18 barang bukti, di antaranya selongsong petasan, alat penggulung selongsong, sumbu petasan, rekaman CCTV, serta pakaian korban.

















































