jateng.jpnn.com, SEMARANG - Seorang anak laki-laki berusia dua tahun di Kota Semarang, Jawa Tengah, tewas di tangan kekasih ibunya. Pelaku berinisial BWS (23), pemuda asal Kabupaten Boyolali, telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Semarang.
“Tersangka sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena saat dikonfirmasi, Kamis (8/1).
Kasus ini terungkap setelah ibu kandung korban melapor ke polisi pada 20 Desember 2025. AKBP Andika menyebut BWS masuk dalam daftar pencarian orang.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban merupakan anak dari perempuan yang menjalin hubungan asmara dengan tersangka.
Andika menyebut selama menjalin hubungan, tersangka diduga kerap melakukan kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi, baik terhadap kekasihnya maupun terhadap korban yang masih balita.
Peristiwa penganiayaan yang berujung kematian itu terjadi di sebuah rumah kos di Kecamatan Genuk, Kota Semarang pada Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 02.22 WIB.
“Puncak peristiwa terjadi ketika tersangka diduga melakukan kekerasan berat terhadap korban hingga mengalami kondisi kritis. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia pada dini hari,” katanya.
Selain menganiaya korban hingga meninggal dunia, tersangka diduga berupaya menghilangkan dengan membuang jasad anak tersebut di sebuah lahan kosong di Kecamatan Genuk, Kota Semarang.

















































