jpnn.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,91% ke level 7.642 pada perdagangan pagi Selasa (14/4).
Penguatan IHSG dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan investor terhadap arah reformasi pasar modal Indonesia.
Di tengah ketidakpastian global, tren ini mencerminkan respons pasar yang kian konstruktif terhadap berbagai kebijakan yang digulirkan regulator.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa penguatan IHSG merupakan hasil dari reformasi pasar modal yang tengah dilakukan.
Tidak hanya itu, saham domestik kini bergerak menuju transparansi yang lebih tinggi dan semakin selaras dengan standar global.
Sejumlah kebijakan baru juga telah dirancang untuk menjawab kekhawatiran pelaku pasar, termasuk dari penyedia indeks global.
Langkah tersebut mencakup peningkatan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, keterbukaan data pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, hingga kewajiban pelaporan Ultimate Beneficial Owner (UBO).
Senior Market Chartist Nafan Aji Gusta melihat respons positif pasar tidak lepas dari konsistensi reformasi yang dijalankan.




















































