Wali Kota Agustina Buka Pasar Imlek Semawis, Sebut Kedamaian Warga Kunci Kesejahteraan

3 hours ago 16

Wali Kota Agustina Buka Pasar Imlek Semawis, Sebut Kedamaian Warga Kunci Kesejahteraan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat menghadiri Gelar Tuk Panjang Pasar Imlek Semawis 2577 di Gang Gambiran, Jumat (13/2). Foto: Dokumentasi Humas Pemkot Semarang

jpnn.com, SEMARANG - Kota Semarang dinilai telah mencapai level kematangan sosial ketika keberagaman menjadi nadi kehidupan yang memastikan seluruh warga dapat tumbuh dan sejahtera bersama.

Penegasan itu disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat menghadiri Gelar Tuk Panjang Pasar Imlek Semawis 2577 di Gang Gambiran, Jumat (13/2).

Bagi Agustina, harmoni yang terjalin di Ibu Kota Jawa Tengah ibarat bunga yang terus menebar keharuman tanpa perlu haus akan validasi atau pujian dari luar.

Dia melihat bersisiannya Pasar Semawis dengan persiapan Pasar Dugderan sebagai bukti nyata akulturasi sudah menjadi sistem operasi harian dalam kehidupan masyarakat.

Agustina berharap Kota Semarang tanpa harus dipuji, tanpa harus ditonton, keberagaman itu sudah menjadi perilaku sehari-hari.

"Di sini, ada kaum Tionghoa, Jawa, Melayu, hingga kelompok Arab Muslim di Kauman, mereka bersatu padu tinggal bersama untuk satu urusan: kesejahteraan. Keberagaman ini hadir dalam sapaan tetangga dan gotong royong warga di ruang publik,” ujar Agustina dalam keterangan resminya, Sabtu (14/2).

Wali Kota Agustina menarik benang merah antara stabilitas keamanan dengan produktivitas ekonomi melalui filosofi Warak Ngendok.

Menurutnya, simbol telur (ngendok) adalah pesan kuat bahwa kesejahteraan hanya bisa lahir dari situasi kota yang damai dan tanpa konflik.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menghadiri Gelar Tuk Panjang Pasar Imlek Semawis 2577 di Gang Gambiran, Jumat (13/2)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |