jpnn.com, BANDUNG - Universitas Teknologi Bandung (UTB) memperpanjang kerja sama strategis dengan Pemerintah Daerah Kota Bandung melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar di Kampus UTB, Kamis (9/4).
Penandatanganan ini sebagai kelanjutan dari kolaborasi sebelumnya yang telah berakhir sekaligus mempertegas komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat sinergi berkelanjutan di bidang pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Rektor Universitas Teknologi Bandung, Muchammad Naseer. Keduanya melakukan penandatanganan perpanjangan kesepakatan bersama sebagai bentuk penguatan kemitraan antara Pemerintah Kota Bandung dan UTB.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang melibatkan empat Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, sebagai tindak lanjut kolaborasi di berbagai bidang strategis.
Dari pihak Universitas Teknologi Bandung, kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan universitas dan fakultas, serta mahasiswa UTB yang menyaksikan langsung jalannya agenda perpanjangan kerja sama tersebut.
Acara diawali dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Rektor Universitas Teknologi Bandung dan Wali Kota Bandung sebagai simbol komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang melibatkan perwakilan Universitas Teknologi Bandung, Danny Aidil Rismayadi, bersama para kepala dinas terkait, yaitu Adi Junjunan Mustafa, Ronny Ahmad Nurudin, Henryco Arie Sapiie, dan Dewi Kaniasari, yang dilaksanakan dengan disaksikan langsung oleh Wali Kota Bandung dan Rektor Universitas Teknologi Bandung.
Rektor Universitas Teknologi Bandung, Muchammad Naseer menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendorong kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
















































