Wamenkes Sebut Angka Siswa yang Bunuh Diri Meningkat, Mengkhawatirkan

6 hours ago 30

Wamenkes Sebut Angka Siswa yang Bunuh Diri Meningkat, Mengkhawatirkan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan ada kenaikan hingga 2,7 kali lipat pada percobaan bunuh diri pada siswa. Ilustrasi Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan ada kenaikan hingga 2,7 kali lipat pada percobaan bunuh diri pada siswa.

Karena itu Dante mengaku sangat pentingnya penanganan persoalan kesehatan mental sejak dini.

Dante menjelaskan data Global School-Based Student Health Survey menunjukkan, pada 2015, sebanyak 3,9 persen siswa mencoba mengakhiri hidupnya, sementara pada 2023 angka itu naik jadi 10,7 persen.

"Di siswa sekolah yang berpikiran untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri itu ternyata naik 1,6 kali lipat. Hampir dua kali lipat percobaan bunuh diri dan pikiran bunuh diri yang ada di siswa," kata Dante di Jakarta (4/9).

Menurut Dante, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena kasus bunuh diri yang terlihat hanya merupakan sebagian dari persoalan kesehatan jiwa.

Dante menggambarkan fenomena tersebut seperti gunung es, dengan jumlah orang yang melakukan percobaan bunuh diri lebih besar dibandingkan mereka yang akhirnya meninggal akibat bunuh diri.

"Satu dari 10 siswa itu mencoba untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Dan usia 11-17 merupakan usia yang rentan untuk mencoba untuk bunuh diri di kelompok usia yang kami lihat dan evaluasi," katanya.

Gangguan jiwa, kata Dante, merupakan urutan kedua faktor yang dapat memengaruhi kualitas hidup, setelah gangguan otot dan rangka. 

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan ada kenaikan hingga 2,7 kali lipat pada percobaan bunuh diri pada siswa.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |