Wanita Asal Siak yang Dibawa Pacar ke Kamboja Meninggal Dunia

6 hours ago 18

Wanita Asal Siak yang Dibawa Pacar ke Kamboja Meninggal Dunia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi korban meninggal dunia. FOTO: Ricardo/JPNN.com.

jpnn.com - Susi Yanti br Sinaga (22), wanita asal Kabupaten Siak, Riau, yang sebelumnya diduga menjadi korban penipuan kerja dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Phnom Penh, Kamboja, dikabarkan meninggal dunia.

Kabar duka tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga korban. Saat ini, pemerintah melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau tengah berupaya mengoordinasikan proses pemulangan jenazah korban ke Indonesia.

Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai meninggalnya Susi Yanti Sinaga dan keluarga korban juga telah mengetahui kabar tersebut.

“Informasi meninggalnya Susi Yanti sudah kami terima dan keluarga juga sudah mengetahui. Pihak keluarga meminta bantuan kepada BP3MI Riau untuk memfasilitasi pemulangan jenazah,” ujar Fanny Senin (9/3).

Dia menjelaskan, sesuai prosedur, BP3MI Riau akan memfasilitasi pemulangan jenazah korban ke daerah asal setelah jenazah tiba di Indonesia.

Sementara untuk proses pemulangan dari luar negeri, pihaknya masih menunggu bantuan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh.

“BP3MI Riau akan memfasilitasi pemulangan ke daerah asal setelah jenazah berada di Indonesia. Saat ini karena masih berada di luar negeri, kami masih meminta bantuan KBRI untuk proses pemulangan dari sana,” tuturnya.

Selain itu, BP3MI Riau juga telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) serta Pemerintah Kabupaten Siak untuk membantu pembiayaan proses pemulangan jenazah dari luar negeri ke Indonesia.

Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan Susi Yanti Sinaga, wanita asal Siak yang dibawa pacar ke Kamboja meninggal dunia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |