jatim.jpnn.com, SURABAYA - Nasib tragis dialami wanita di Kota Surabaya bernama Olifa Sita (22). Dia menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh suaminya sirinya.
Olifa yang sudah tidak tahan dengan hal itu, mencoba meminta pertolongan kepada warga sekitar Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya.
Kapolsek Tandes Kompol Aspul Bakti memjelaskan kejadian KDRT itu bermula saat suami sirinya bernama Stefen Fiagas Betty (33) pulang ke indekos di Jalan Manukan Bakti Gang I/28, Kelurahan Manukan Kulon, dalam keadaan mabuk, Selasa (14/4).
Kemudian, korban dengan pelaku terlibat cekcok hingga terjadi pertengkaran.
"Cekcok mulut karena pengaruh minuman alkohol/arak, korban tangannya dipatahkan dengan cara ditekuk, leher dicekik dan kepala sempat dibenturkan ke tembok," kata Aspul saat dikonfirmasi, Kamis (16/4).
Karena kesakitan, korban lalu melarikan diri keluar kamar indekosnya. Warga sekitar yang mendengar keributan itu langsung keluar dan menolong korban serta mengamankan pelaku.
"Pelaku yang kebetulan mengejar korban juga diamankan warga di balai RW 15 Wonorejo Manukan yang kebetulan jaraknya tidak jauh," ucapnya.
Setelah itu, warga menghubungi anggota Polsek Tandes untuk ditindak lanjuti.


















































