jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan penularan virus super flu sangat cepat, dan perlu diwaspadai.
Kendati demikian, Budi mengaku virus super flu tidak berbahaya dan angka kematian akibat penyakit ini sangat rendah.
"Jadi, penularannya memang cepat, tetapi kematiannya sangat rendah,” ujar Budi dikutip Kamis (8/1).
Karena itu Budi mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan hidup sehat. Sebab, jika imunitas bagus maka bisa menekan risiko penularan super flu.
"Kalau sistem imunitas bagus, makannya cukup, tidurnya cukup, olahraganya cukup, Insyaallah kalau ada virus masuk, dan virusnya lemah seperti yang super flu ini, bisa sembuh,” katanya.
Pemerintah saat ini masih mengidentifikasi adanya super flu di Indonesia yang saat ini sudah menulari 62 orang.
“Dan enggak parah sih. Artinya bisa dengan pengobatan biasa tetap sembuh," bebernya.
https://www.jpnn.com/news/menkes-super-flu-biasa-bukan-seperti-covid-19-yang-mematikan?page=2


















.jpeg)



































