bali.jpnn.com, DENPASAR - Tabir gelap di balik operasional Clandestine Laboratory (laboratorium narkoba) di Vila The Lavana De’Bale Marcapada, Blahbatuh, Gianyar, mulai terungkap.
Fakta mengejutkan menunjukkan bahwa dua tersangka utama asal Rusia, TS (30) dan NT (29), ternyata tidak saling mengenal meski bekerja di satu atap yang sama.
TS adalah mantan tentara Rusia yang pensiun dini karena masalah kesehatan, sementara NT baru selesai kuliah Biologi di sebuah perguruan tinggi di negara Tirai Besi itu.
“Mereka baru kenal di Bali,” ujar Plt Deputi Pemberantasan BNN RI Brigjen Roy Hardi Siahaan di Gianyar, Sabtu (7/3).
Brigjen Roy Siahaan mengatakan operasi senyap yang berlangsung dramatis pada 5-6 Maret 2026 ini mengungkap struktur jaringan internasional yang sangat rapi.
Berdasar penyelidikan sementara, pergerakan TS dan NT digerakkan seorang wanita berinisial KS, yang diduga berasal dari Rusia.
"Jadi, TS dan NT ini bukan suami istri, bukan juga teman.
Mereka tidak saling kenal, tetapi disatukan oleh kendali KS. Semua bahan baku dan instruksi operasional berasal dari KS," kata Brigjen Roy Hardi Siahaan.

















































