jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan inovasi dalam sektor pariwisata dengan merancang konsep wisata budaya partisipatif melalui program "Bule Mengajar". Program ini bertujuan melibatkan wisatawan mancanegara (wisman) secara langsung dalam aktivitas sosial dan edukasi bersama masyarakat lokal.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi turis.
Wisatawan tidak lagi sekadar menjadi penonton atau objek wisata, melainkan aktor yang berbagi pengetahuan dan disiplin kepada warga maupun anak-anak di Yogyakarta.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka, Pemerintah Kota Yogyakarta akan memberikan sertifikat resmi.
"Sebagai bentuk apresiasi, wisatawan yang mengikuti program, kami beri sertifikat penghargaan dari Wali Kota atas partisipasi mereka dalam kegiatan sosial dan kebudayaan," ujar Hasto Wardoyo di Yogyakarta, Rabu (21/1).
Hasto menambahkan bahwa pengembangan kebudayaan harus mampu melahirkan kreativitas dan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat. Jika dikelola dengan baik, aktivitas ini akan menjadi daya ungkit ekonomi dan kemajuan wilayah.
Agar tidak berbenturan dengan agenda wisata utama, program "Bule Mengajar" direncanakan berlangsung pada waktu-waktu tertentu yang cenderung tenang, seperti Sabtu pagi.
Dengan pengaturan ini, aktivitas sosial dan pariwisata diharapkan dapat berjalan beriringan secara harmonis.

















































