jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sebanyak 35 pos pengamanan dan layanan kesehatan disiagakan selama periode libur Lebaran di Surabaya.
Pos-pos tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi penting, mulai dari pusat keramaian hingga ruas jalan yang kerap menjadi titik rawan kecelakaan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya M Fikser mengatakan salah satu pos utama didirikan di kawasan Balai Kota Surabaya
"Sementara sekitar 25 pos lainnya ditempatkan di ruas-ruas jalan protokol yang selama ini teridentifikasi rawan kecelakaan,” kata Fikser, Senin (16/3).
Fikser mengungkapkan tujuan keberadaan pos tersebut sebagai upaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan cepat jika terjadi kondisi darurat, terutama saat mobilitas warga meningkat selama libur panjang.
Fikser menjelaskan, pengamanan dan pelayanan di pos-pos tersebut juga dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI dan Polri, guna memastikan respons yang lebih cepat di lapangan.
Selain menyiagakan pos kesehatan, Pemkot Surabaya juga memastikan layanan darurat 112 tetap beroperasi selama 24 jam untuk menerima laporan masyarakat.
“Layanan 112 selalu siaga 24 jam. Kami juga berkolaborasi dengan layanan 110 milik kepolisian agar penanganan laporan masyarakat bisa lebih cepat dan terintegrasi,” ujarnya.

















































