jpnn.com, MOSKOW - Pemerintah Amerika Serikat (AS) meyakini kejelasan mengenai kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Iran akan diperoleh pada akhir pekan depan.
Kepastian ini menunggu respons dari Teheran setelah Presiden AS Donald Trump mengajukan proposal baru dengan persyaratan yang jauh lebih ketat.
Kabar mengenai perkembangan diplomatik ini pertama kali dilaporkan oleh portal berita Axios pada Minggu (31/5).
Laporan tersebut sejalan dengan pemberitaan The New York Times yang menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump sengaja memperketat persyaratan dalam proposal teranyarnya demi memastikan kepentingan AS terpenuhi sepenuhnya.
Axios kemudian melaporkan bahwa pihak Iran akan memberikan tanggapan atas proposal tersebut dalam waktu sekitar tiga hari.
"Akan ada kesepakatan. Mengenai seberapa dekat waktunya, kita akan lihat nanti. Kami bersedia menunggu agar presiden mendapatkan apa yang dimintanya. Bisa dalam waktu seminggu. Bisa kurang. Bisa juga lebih lama. Menjelang pergantian pekan, kami berharap sudah ada sesuatu," kata pejabat tersebut kepada Axios.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.






















































