jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo mencatat belasan rumah warga porak-poranda akibat diterjang angin puting beliung, Selasa (13/1) sore.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono mengatakan, angin puting beliung tersebut menerjang permukiman warga di Dusun Krajan Pesisir, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan.
"Sesuai pengakuan warga terdampak angin puting beliung pada sore hari ini, angin berbentuk pusaran tersebut merusak rumah-rumah warga, dan mayoritas bagian atap rumah," kata Puriyono.
Dia menjelaskan peristiwa angin puting beliung terjadi bersamaan dengan hujan gerimis dan berlangsung dalam waktu singkat. Walakin, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Berdasarkan hasil asesmen sementara BPBD Situbondo, sedikitnya 16 unit rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
“Rinciannya, 12 rumah mengalami rusak ringan, tiga rumah rusak sedang, dan satu rumah rusak berat. Kerusakan paling banyak pada bagian atap akibat terjangan angin,” ujarnya.
Puriyono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat cuaca ekstrem masih melanda wilayah Jawa Timur sejak awal Januari 2026.
“Kami meminta warga tetap waspada, terutama di wilayah pesisir dan daerah rawan bencana karena potensi cuaca ekstrem masih cukup tinggi,” pungkasnya. (antara/mcr12/jpnn)



















































