jpnn.com - Status favorit yang melekat pada Timnas Argentina tidak membuat Lionel Scaloni merasa timnya berada di posisi aman pada Piala Dunia 2026.
Pelatih berusia 48 tahun itu justru melihat turnamen kali ini sebagai kompetisi yang sulit diprediksi. Menurutnya, tidak ada satu pun negara yang benar-benar tampil dominan sehingga layak disebut calon juara utama.
Pandangan tersebut disampaikan Scaloni ketika Argentina bersiap menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kedua tim dijadwalkan bentrok di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB.
"Saya melihat Piala Dunia kali ini sangat sulit diprediksi. Sampai sekarang belum ada satu tim pun yang benar-benar pantas disebut sebagai favorit utama untuk menjadi juara," ucap sang entrenador.
Scaloni menilai format Piala Dunia yang kini melibatkan 48 peserta membuat persaingan jauh lebih berat dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.
"Biasanya sebelum turnamen dimulai kami sudah bisa menunjuk beberapa tim yang tampak lebih unggul. Kali ini situasinya berbeda karena tidak ada negara yang benar-benar menonjol dibandingkan yang lain," tambahnya.
Scaloni juga menyoroti kondisi fisik para pemain yang dinilai tidak berada dalam level terbaik akibat padatnya jadwal pertandingan sepanjang musim.
Ucapan Scaloni cukup beralasan. Meski Argentina selalu menang, dia menilai performa tim-tim unggulan secara keseluruhan belum benar-benar memperlihatkan dominasi.





















































