bali.jpnn.com, DENPASAR - Pemprov Bali bersama pemerintah daerah Badung, Denpasar, dan Gianyar resmi menyepakati perubahan perjanjian BKK untuk Proyek Strategis Provinsi pada Senin (13/4) kemarin.
Langkah ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan wujud nyata persatuan dalam membangun Pulau Dewata secara utuh.
Melalui skema BKK, daerah-daerah dengan sektor pariwisata maju secara kolektif menyisihkan PAD mereka untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah lain.
"Bali tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak sebagai satu kesatuan," ujar Gubernur Koster.
Menurut Koster, kesadaran untuk berbagi ini menjadi bukti bahwa kemajuan Bali harus dirasakan oleh seluruh rakyat tanpa terkecuali.
Gubernur Koster menegaskan bahwa Proyek Strategis Provinsi Bali merupakan rangkaian pembangunan prioritas yang dirancang untuk memperkuat konektivitas.
Proyek ini juga untuk meningkatkan kualitas pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan pada 2028–2029.
Revisi proyek strategis Bali membawa angin segar bagi pemerataan pembangunan.

















































