bali.jpnn.com, DENPASAR - Operator Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, resmi membentuk Posko Terpadu yang menggabungkan pengamanan Hari Raya Nyepi sekaligus Angkutan Udara Lebaran 2026.
Langkah ini diambil operator Bandara Bali menyusul kedua hari besar keagamaan tersebut yang jatuh dalam waktu berdekatan.
Posko Angkutan Lebaran 2026 sendiri dijadwalkan beroperasi selama 18 hari, terhitung mulai 13 hingga 30 Maret 2026.
Airport Operation and Security Services Bandara I Gusti Ngurah Rai Goentoro menegaskan bahwa seluruh personel akan dibagi dalam beberapa shift untuk memastikan posko tetap siaga selama 24 jam penuh.
"Guna memastikan pelayanan, kepatuhan regulasi, serta aspek keamanan berjalan lancar, kami mengerahkan sekitar 2.900 personel untuk bertugas di posko ini," ujar Goentoro, di Kabupaten Badung, Minggu kemarin (8/3).
Menurut Goentoro, di Bandara I Gusti Ngurah Rai, posko ada di terminal kedatangan domestik sebagai posko utama.
Satu lagi di Gedung Wisti Sabha atau perlintasan menuju masuk area bandara sebagai posko lalu lintas.
Goentoro memandang posko ini penting sebab diproyeksikan terjadi peningkatan pengguna transportasi udara dibanding hari biasa maupun periode Lebaran 2025.

















































