bali.jpnn.com, DENPASAR - Bali mulai memberi atensi dengan penyebaran super flu atau influenza A (H3N2) subclade K.
Bandara I Gusti Ngurah Rai, sebagai pintu masuk utama dari jalur udara mulai memasang thermos scanner.
Keberadaan alat pemindai suhu tubuh ini untuk mengantisipasi masuknya penumpang diduga terinfeksi super flu.
Alat yang ada sejak pandemi Covid-19 itu kembali dipasang karena gejaja super flu, hampir mirip.
Jadi, ketika ada penumpang yang demam langsung bisa ditangani.
“Gejala yang dipelajari sejauh ini menunjukkan kemiripan dengan flu biasa.
Namun, deteksi dini akan jauh lebih efektif dilakukan saat suhu tubuh pasien mulai meningkat tinggi,” ujar General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati dilansir dari Antara.
Nugroho Jati memastikan alat pemindai suhu tubuh itu berfungsi normal dan telah terpasang dengan jumlah sekitar 25 unit.



















































