jpnn.com, DEMAK - Tanggul Sungai Cabean B1 jebol, ratusan rumah warga di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terdampak banjir.
Jebolnya tanggul sungai akibat tidak mampu menampung debit air yang meningkat drastis setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu.
"Peristiwa tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga terdampak banjir," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak Agus Sukiyono, Senin.
Dia mengatakan hujan deras di wilayah hulu menyebabkan aliran air ke wilayah hilir meningkat tajam sehingga tanggul tidak mampu menahan debit air.
"Hujan di wilayah hulu yang menyebabkan debit air di wilayah hilir meningkat dengan intensitas tinggi mengakibatkan tanggul sisi kiri Sungai Cabean B1 jebol," ujarnya.
Dia menjelaskan tanggul jebol terjadi pada Senin (16/2) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Akibatnya, air meluap ke permukiman warga serta menggenangi Jalan Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur. Sedangkan ketinggian air di permukiman warga berkisar antara 5 hingga 10 centimeter, sementara di badan jalan mencapai 10 hingga 40 centimeter.
Di Kecamatan Guntur, tepatnya di Desa Tlogoweru, banjir berdampak cukup signifikan. Di Dukuh Gatak, tercatat sebanyak 700 kepala keluarga atau sekitar 2.100 jiwa terdampak. Sementara di Dukuh Weru, sebanyak 25 kepala keluarga atau 75 jiwa turut merasakan dampak banjir.



















































