Dunia Hari Ini: Pemimpin Oposisi Baru Australia Dilaporkan Menyusun Kebijakan Imigrasi 'Kontroversial'

3 hours ago 18

 Pemimpin Oposisi Baru Australia Dilaporkan Menyusun Kebijakan Imigrasi 'Kontroversial'

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Partai Liberal sangat ingin merebut kembali basis konservatifnya setelah pemilihan federal tahun lalu. (ABC News: Matt Roberts)

Dunia Hari Ini kembali dengan laporan terkini dari beberapa belahan dunia selama 24 jam terakhir.

Laporan utama dalam edisi Senin, 16 Februari 2026 kami hadirkan dari Australia.

Desas-desus kebijakan imigrasi 'kontroversial'

Kebijakan imigrasi yang lebih ketat merupakan inti dari visi Angus Taylor, yang baru terpilih sebagai pemimpin oposisi Australia minggu lalu, menurut temuan program Four Corners ABC.

Jumat lalu (13/02) ia menyatakan "pintu harus ditutup" bagi orang-orang yang tidak sejalan dengan "nilai-nilai Australia."

Partai tersebut belum mengumumkan kebijakan apa pun, tetapi sumber-sumber senior mengatakan Partai Liberal secara aktif membahas pendekatan kontroversial terhadap imigrasi yang terinspirasi kebijakan Partai Buruh Inggris baru-baru ini.

Akhir tahun lalu, Partai Buruh Inggris mengumumkan akan menolak visa tiga negara Afrika kecuali pemerintah mereka bekerja sama dengan upaya Inggris untuk memulangkan warga negara mereka yang visanya telah dibatalkan.

Kebijakan yang diusulkan, yang menurut informasi sedang dipertimbangkan oleh Angus, adalah bagian dari pergeseran radikal yang meluas dalam politik sayap kanan di Australia.

Peringatan hujan lebat di Selandia Baru

Badan meteorologi Selandia Baru telah mengeluarkan peringatan hujan lebat dan angin kencang di seluruh bagian utara.

Sumber-sumber senior mengatakan kepada program ABC Four Corners jika Partai Liberal sedang membahas pendekatan imigrasi yang terinspirasi oleh kebijakan Partai Buruh Inggris yang kontroversial

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |