jpnn.com - Langkah penarikan kembali (recall) mobil listrik kembali dilakukan pabrikan premium Jerman, Mercedes-Benz.
Kali ini, recall menyasar pasar Tiongkok dengan jumlah yang cukup besar, yakni 19.841 unit mobil listrik model EQA dan EQB.
Mobil listrik Mercedes-Benz terdampak yang diproduksi antara 1 April 2021 hingga 12 Maret 2024.
Program recall akan dijalankan mulai 25 Juni 2026 melalui mitra lokalnya, Beijing Benz, dan telah diumumkan secara resmi melalui situs Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar (SAMR) China.
Recall dilakukan setelah ditemukan potensi masalah pada baterai tegangan tinggi, yang dalam kondisi ekstrem dapat meningkatkan risiko kebakaran kendaraan.
Berdasarkan laporan investigasi regulator, penyebab utama berasal dari variasi dalam proses produksi baterai yang dapat menurunkan keandalan komponen.
Selain itu, sistem pengontrol perangkat lunak pada battery management system (BMS) juga berpotensi menyebabkan sel baterai mengalami beban berlebih.
Kondisi tersebut meningkatkan kemungkinan terjadinya korsleting internal yang berujung pada risiko keselamatan serius.



















































