jogja.jpnn.com, BANTUL - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bantul pada Kamis siang (29/1) mengakibatkan sedikitnya 25 kejadian pohon tumbang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengatakan bahwa data ini masih bersifat sementara karena proses evakuasi dan pendataan di lapangan masih terus dilakukan.
Mengacu pada data Pusdalops BPBD Bantul hingga pukul 13.45 WIB, cuaca ekstrem ini berdampak pada tujuh kecamatan. Kecamatan Banguntapan menjadi wilayah yang paling terdampak dengan total 16 titik kejadian.
Wilayah lainnya yang melaporkan insiden serupa adalah Kecamatan Kasihan empat titik, Kecamatan Kretek 2 titik, serta masing-masing satu titik di Kecamatan Sanden, Bantul, dan Pleret.
Pohon tumbang tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada aset pribadi warga maupun fasilitas publik.
Puluhan titik pohon yang tumbang itu menimpa empat rumah warga, satu unit mobil dan empat sepeda motor.
Fasilitas umum yang terdampak pohon tumbang ada di kompleks Masjid Mataram Banguntapan, serta gangguan pada jaringan listrik dan pemblokiran akses jalan di beberapa titik.
"Kemudian, ada sebuah warung atau tempat usaha juga terdampak,” ujar Antoni.

















































