jpnn.com, JAKARTA - Terpilihnya SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School (CRIBS) sebagai bagian dari Sekolah Garuda Transformasi membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Jawa Barat.
Tidak tanggung-tanggung, sekolah unggulan berasrama yang mengusung kurikulum global, nasional dan Islam ini mengalami lonjakan pendaftar hingga 300 persen atau tiga kali lipat.
Direktur Pendidikan Cahaya Rancamaya Dr. Ari Rosandi, S.S., M.Pd. mengungkapkan status sebagai Sekolah Garuda memberikan efek positif signifikan terhadap kepercayaan masyarakat.
"Alhamdulillah, sekolah yang baru sepuluh tahun berdiri ini kini semakin dikenal luas. Animo masyarakat sangat tinggi, sebagai perbandingan tahun lalu kami menerima 58 siswa, tahun depan kami menargetkan 120 siswa. Faktanya, saat ini sudah oversubscribed karena pendaftar mencapai tiga kali lipat," ujar Dr. Ari, Rabu (11/2).
Dia menyebutkan, sebagai sekolah yang menggabungkan Kurikulum Nasional, Cambridge, dan nilai-nilai keagamaan, SMA Cahaya Rancamaya kini semakin memperkuat daya tawarnya melalui status Sekolah Garuda yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Program ini memberikan jalur ekspres bagi siswa untuk menguasai IELTS dan SAT.
“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan besar ini. Tetapi, ini juga amanah untuk terus melahirkan pemimpin masa depan yang berkualitas dan berintegritas serta berdaya saing global,” tegas Ari Rosandi.
Dia menyebutkan CRIBS akan melakukan akselerasi pada tiga aspek utama seiring status Sekolah Garuda Transformasi ini.





















































