bali.jpnn.com, BULELENG - Kabupaten Buleleng, Bali, kian mengukuhkan posisinya di peta perikanan nasional.
Sebanyak lebih dari 60 kelompok nelayan aktif di wilayah ini sukses menggelar panen perdana ikan bandeng kualitas premium di kawasan lepas pantai Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Tidak tanggung-tanggung, komoditas unggulan ini kini siap menembus pasar internasional, dengan Malaysia dan Filipina sebagai negara tujuan ekspor utama.
Pada panen perdana Sabtu (30/5) lalu, para nelayan berhasil memanen sekitar tiga ton ikan bandeng dari 16 kolam aktif.
Secara keseluruhan, total potensi panen dari siklus ini diperkirakan mencapai delapan ton ikan bandeng berukuran siap ekspor, dengan klasifikasi berat ideal berkisar antara 3 hingga 4 ekor per kilogram.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, mengapresiasi kerja keras para nelayan yang berhasil membawa komoditas lokal ini dilirik oleh pasar luar negeri.
Menurut Bupati Sutjidra, keberhasilan ini adalah langkah awal yang besar untuk mewujudkan mimpi Buleleng sebagai Kampung Bandeng yang diakui secara nasional.
“Mudah-mudahan keberhasilan ini menjadi contoh atau model yang memotivasi kelompok-kelompok lainnya dalam mengembangkan budidaya ikan bandeng, khususnya di wilayah Kecamatan Gerokgak,” ujar Bupati Sutjidra dilansir dari Antara.


















































