jatim.jpnn.com, JOMBANG - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) resmi meluncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, di Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Jombang, Jumat (28/8).
Cak Imin menilai Majelis Pemberdayaan Indonesia dapat menjadi kekuatan baru dalam bidang ekonomi, karena akan melibatkan berbagai elemen masyarakat di Indonesia.
Pembentukan majelis tersebut juga sesuai dengan tujuan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, yakni membangun kemandirian dalam bidang pangan, energi, dan ekonomi.
“Presiden Prabowo bertekad bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri, berdiri mandiri kokoh di bidang pangan, energi, dan ekonomi,” kata Cak Imin saat memberi sambutan.
Cak Imin mengajak seluruh pihak bekerja lebih cepat dalam menghadapi perubahan. Menurutnya, kemandirian bangsa juga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas.
Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menekankan pentingnya pemberdayaan yang dilakukan di pesantren. Sebab, tradisi kemandirian ekonominya sudah terbangun sejak lama.
“Mbah Hasyim (Asy’ari) dan Mbah Bisri (Syansuri) tidak hanya menyediakan pendidikan dan masjid, tapi juga lahan produktif yang hasilnya untuk membiayai belajar mengajar,” jelasnya.
Cak Imin meminta pesantren didukung dalam penguatan manajemen dan penyusunan prospek ekonomi. Hal itu diharapkan bisa menumbuhkan pelaku usaha yang mandiri.



















































