jateng.jpnn.com, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi selama tiga hari ke depan mulai Senin-Rabu (12-14/1) di wilayah Pantura Jawa Tengah.
Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa mengatakan cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, hingga puting beliung, terutama di kawasan pesisir.
“Jawa Tengah saat ini memasuki puncak musim hujan pada Januari hingga Februari 2026. Potensi hujan sedang hingga lebat hampir merata di seluruh wilayah, baik dalam sepekan ke depan maupun tiga hari ke depan,” ujar Ferry.
Dia menegaskan wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus adalah Pantura Timur, meliputi Kabupaten Demak, Jepara, Pati, Kudus, Rembang, hingga Grobogan.
“Pantura Timur masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, bahkan ekstrem, hingga tiga hari ke depan,” katanya.
Ferry mengungkapkan dalam dua hari terakhir, intensitas hujan di Jepara, Kudus, dan Demak sudah masuk kategori ekstrem dengan curah hujan di atas 100 milimeter per hari.
Selain hujan lebat, masyarakat di wilayah pesisir juga diminta mewaspadai angin kencang yang berpotensi memicu puting beliung.
“Di daerah pesisir yang dekat laut, potensi angin kencang dan puting beliung masih cukup besar,” ujarnya.



















































