jateng.jpnn.com, SEMARANG - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang menerima laporan fiktif yang diduga dilakukan oleh oknum debt collector pinjaman online (DC pinjol).
Mulanya, laporan kebakaran sebuah warung nasi goreng di Jalan WR Supratman itu masuk ke call center 113 Damkar Kota Semarang pada Kamis (23/4) sekitar pukul 17.10 WIB.
Mendapat laporan tersebut, satu armada dengan 12 personel damkar diterjunkan ke lokasi. Namun, sesampainya di titik kejadian, petugas tidak menemukan objek yang dilaporkan kebakaran.
"Ternyata itu ulah DC yang melaporkan kalau ada warung nasi goreng yang kebakaran. Setelah anggota kami ke sana, ternyata tidak ada kejadian kebakaran," ujar Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang Tantri Pradono dikonfirmasi, Jumat (24/4).
Menurutnya, laporan tersebut diduga sengaja dibuat untuk meneror pemilik warung nasi goreng yang tengah berselisih dengan oknum DC pinjaman online.
“Diduga pelapor dari pihak debt collector, kemungkinan untuk menakut-nakuti atau meneror. Laporan masuk melalui call center 113 dengan nama pelapor Adi,” ujarnya.
Dalam laporan yang diterima, pelapor mengaku tempat usahanya terbakar dan meminta bantuan darurat agar petugas segera datang ke lokasi.
Setiap laporan yang masuk ke Damkar pada dasarnya akan melalui proses verifikasi awal, termasuk permintaan bukti berupa video jika memungkinkan. Namun, dalam situasi yang dinilai darurat, petugas tetap harus merespons dengan cepat.


















































