Dari Israel, Menlu Jepang Minta Warganya Menjauhi Republik Islam Iran

3 hours ago 17

Dari Israel, Menlu Jepang Minta Warganya Menjauhi Republik Islam Iran

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bendera nasional Jepang terlihat di depan sebuah gedung. ANTARA/Anadolu/as.

jpnn.com - Jepang telah meningkatkan peringatan perjalanan untuk Iran dan mengimbau warganya untuk tidak mengunjungi Republik Islam itu sementara waktu, menurut Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi.

Imbauan jtu dia sampaikan menyusul data jumlah korban tewas yang meningkat di Iran, di tengah laporan aksi penindakan terhadap demonstran pro-demokrasi.

"Situasi komunikasi sangat buruk," kata Motegi kepada wartawan pada Minggu saat mengunjungi Israel. Pernyataan itu tampaknya merujuk pada pemadaman telekomunikasi yang berdampak di negara tersebut.

Motegi juga berjanji akan melakukan segala upaya untuk melindungi warga negara Jepang.

Langkah terbaru itu telah menempatkan sebagian besar wilayah Iran, termasuk Teheran, ke Level 3 pada skala peringatan pemerintah, yang merekomendasikan agar masyarakat mereka "menghindari semua perjalanan" ke lokasi tersebut.

Beberapa wilayah perbatasan yang sudah ditetapkan pada Level 4, peringkat paling parah yang mendesak warga di negara tersebut untuk mengungsi, tidak mengalami perubahan.

Kekhawatiran semakin meningkat terkait kerusuhan di Iran, sementara para aktivis hak asasi manusia melaporkan kematian sekitar 500 orang selama protes yang telah menyebar ke seluruh negeri setelah dipicu oleh keluhan ekonomi pada akhir Desember.

Pihak berwenang Iran memutus akses internet pada Kamis, sehingga masyarakat sulit untuk memahami situasi secara menyeluruh.

Imbauan jtu dia sampaikan menyusul data jumlah korban tewas yang meningkat di Iran, di tengah laporan aksi penindakan terhadap protes anti-pemerintah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |