bali.jpnn.com, KUTA - Sebanyak 133 pecalang Desa Adat Tuban dikerahkan untuk mengamankan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Kamis (19/3) kemarin.
Mereka bertugas menjaga ketertiban serta memastikan seluruh masyarakat menaati aturan Nyepi dengan tidak beraktivitas di luar rumah.
Sekretaris Desa Adat Tuban I Gede Agus Suyasa mengatakan personel dibagi ke dalam dua sif untuk berjaga selama 24 jam penuh.
Mulai pukul 18.00 WITA, pengamanan diperkuat oleh unsur kedinasan melalui Bakamda (Bantuan Keamanan Desa Adat).
“Untuk memperkuat pengawasan, kami telah menyiapkan 14 pos penjagaan yang tersebar di seluruh wilayah,” ujar I Gede Agus Suyasa dilansir dari Antara.
Pengamanan di wilayah Tuban diperkuat dengan penempatan sekitar enam pecalang di tiap titik pantau.
Menurut I Gede Agus Suyasa, terdapat 14 pos yang telah disiagakan untuk memastikan pengawasan berjalan maksimal di seluruh area.
Selain berjaga di pos, petugas juga melakukan patroli rutin untuk mengecek kesiapan personel sekaligus memantau situasi selama Nyepi berlangsung.

















































