kalsel.jpnn.com, BANJARBARU - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan menginisiasi pengelolaan lahan kosong di samping kantor mereka di Banjarbaru menjadi kebun tanaman pangan produktif, dalam memanfaatkan lahan tidur di lingkungan perkantoran dan mendukung ketahanan pangan keluarga.
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Desa, Dinas PMD Kalsel Muhammad Agus Fariady menjelaskan program ini berawal dari inisiatif pimpinan saat pertama kali menempati kantor tersebut.
“Waktu awal pindah ke kantor, Pak Kepala Dinas melihat masih banyak lahan kosong dan lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara optimal. Dari situ muncul inisiatif untuk mengelolanya menjadi lahan pertanian,” ujarnya.
Dia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mengelola tanah kering agar lebih produktif. Proses pengolahan lahan dilakukan secara bertahap selama kurang lebih dua bulan.
Pada tahap awal, pihaknya menggandeng rekan-rekan dari bidang alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk membantu pengolahan tanah menggunakan traktor selama beberapa hari.
Setelah itu, dilanjutkan dengan pencangkulan dan pengolahan manual oleh jajaran pegawai.
“Alhamdulillah, setelah melalui beberapa tahapan pengolahan, lahan tersebut berhasil kami tanami. Ini menjadi bukti bahwa dengan kemauan dan kerja sama, lahan tidur pun bisa menjadi sumber pangan,” jelas Agus.
Kegiatan ini juga melibatkan Tim Penggerak PKK Dinas PMD Provinsi Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh Ketua PKK Dinas PMD.















































