jogja.jpnn.com, SLEMAN - Stadion 17 Mei Banjarmasin bersiap menjadi saksi laga krusial dalam perebutan tiket promosi ke Super League musim depan. Pada Sabtu (11/4), tuan rumah PS Barito Putera akan menjamu pemuncak klasemen Grup B, PSS Sleman, dalam lanjutan Pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/26.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi Laskar Antasari, raihan tiga poin adalah harga mati untuk memangkas selisih poin dari sang rival.
Saat ini, Barito Putera menguntit di posisi ketiga dengan 45 poin, terpaut empat angka dari PSS Sleman yang kokoh di puncak klasemen dengan 49 poin.
Rekor pertemuan kedua tim musim ini terbilang sangat berimbang. Dari dua bentrokan sebelumnya, baik di Banjarmasin maupun di markas PSS, laga selalu berakhir tanpa pemenang.
Hasil imbang 1-1 dan skor kacamata menjadi bukti ketatnya persaingan Bayu Pradana dan kolega melawan skuad asuhan Ansyari Lubis.
Meski demikian, pelatih Barito Putera Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues mengaku telah memetakan kekuatan lawan.
Pelatih yang akrab disapa Teco itu menegaskan timnya sudah siap mengeksploitasi celah dari tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut.
"Kami sudah benar-benar tahu kualitas dari lawan. Saya pikir semua tim punya sisi bagus dan kurang. Sebagai pelatih, saya respek, tetapi fokus utama adalah bagaimana kami bermain lebih baik untuk bisa menang," ujar pelatih asal Brasil tersebut.



















































