Dokter Muda Meninggal Diduga Campak, Dedi Mulyadi Telfon Bupati Cianjur

3 weeks ago 16

Senin, 30 Maret 2026 – 16:31 WIB

Dokter Muda Meninggal Diduga Campak, Dedi Mulyadi Telfon Bupati Cianjur - JPNN.com Jabar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, CIANJUR - Seorang dokter berinisial AMW (26 tahun) meninggal dunia diduga karena terkena penyakit campak saat bertugas di rumah sakit di Cianjur, pada Kamis (26/3/2026).

Merespons kejadian tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, meminta agar penanganan kasus campak segera ditangani secara komprehensif.

"Imbauannya dinas kesehatan segera mengidentifikasi, problem di mana, penyebaran seperti apa sehingga dalam pekan ini dilakukan langkah penanganan komprehensif," kata Dedi di Bandun, Senin (30/3/2026).

Ia mengaku akan segera menghubungi bupati Cianjur yang notabene merupakan seorang dokter juga. Dedi pun turut berduka cita dokter yang meninggal dunia diduga karena kasus campak.

"Nanti bupatinya saya telepon sekarang, saya turut berduka cita itu pengabdian tertinggi dokter meninggal di tempat pengabdiannya ketika sedang mengabdi. Saya menyampaikan duka mendalam tapi penyakitnya harus ditangani. Apalagi bupatinya dokter," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi mengatakan penanganan kasus campak harus diselesaikan oleh semua pihak. Ia menyebut imunisasi tidak sama sekali mencegah sakit campak akan tetapi meringankan gejala.

"Masyarakat disadarkan bahwa penyakit campak virus ganas sekali bisa menyerang otak paru paru dan lainnya termasuk mata jadi buta padahal obat tersedia kalau mau campak tidak ada," ucapnya.

Ia menyebut sudah melaksanakan rapat dengan kepala dinas kesehatan seluruh Jawa Barat untuk melakukan pemetaan kasus campak dan segera melakukan penanganan. Ia mengatakan penanganan kasus tingkat kabupaten sedang digencarkan di Tasikmalaya dan Garut.

Respons Dedi Mulyadi soal meninggalnya dokter muda di Cianjur diduga terinfeksi campak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |