DP3AKB Jabar Telusuri Dugaan Warga Cirebon Jadi Pengantin Pesanan di China

3 days ago 14

Sabtu, 28 Februari 2026 – 17:00 WIB

DP3AKB Jabar Telusuri Dugaan Warga Cirebon Jadi Pengantin Pesanan di China - JPNN.com Jabar

Ilustrasi pernikahan. Foto: Source for JPNN.com

jabar.jpnn.com, CIREBON - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memastikan sedang menelusuri kasus warga Cirebon yang diduga menjadi korban praktik pengantin pesanan di China yang viral di media sosial.

Melalui koordinasi lintas daerah dan kementerian, penanganan ini dilakukan lantaran kasus tersebut melibatkan negara lain.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat, Siska Gerfianti mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima informasi awal, terkait kasus tersebut.

Siska menerangkan, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi juga telah memberikan arahan agar segera melakukan penelusuran informasi.

Menurutnya, sejauh ini koordinasi dengan perangkat daerah di tingkat kabupaten/kota serta instansi vertikal juga telah dilakukan, guna penanganan berjalan sesuai prosedur.

“Pemprov Jabar berkomitmen memberikan perlindungan kepada warga, khususnya perempuan dan anak yang diduga menjadi korban kekerasan atau tindak pidana perdagangan orang,” ucap Siska dikutip Sabtu (28/2/2026).

Siska menyebut, telah berhasil menghubungi korban dan memperoleh informasi awal mengenai kronologis kejadian serta lokasi korban saat ini.

Namun, lantaran kasus ini terjadi di luar negeri, maka koordinasi dilakukan dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia harus dilakukan untuk memastikan perlindungan terhadap WNI.

DP3AKB jawa Barat saat ini tengah menelusuri dugaan jadi pengantin pesanan di China, korban diketahui merupakan warga Cirebon

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |