jabar.jpnn.com, CIANJUR - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, optimistis dapat mencapai target investasi tahun 2026 sebesar Rp2,6 triliun.
Optimisme tersebut didukung oleh berbagai program kemudahan berinvestasi, terutama percepatan proses perizinan yang transparan dan akuntabel.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Faizal, mengatakan target investasi tahun 2026 mengalami kenaikan sekitar tujuh persen dibandingkan target tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp1,9 triliun.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur pun menargetkan capaian investasi tersebut dapat direalisasikan sebelum akhir tahun 2026.
“Kami terus memperkuat dukungan terhadap iklim investasi di daerah, terutama melalui percepatan proses perizinan berusaha yang transparan dan akuntabel sebagai langkah utama,” kata Superi.
Ia menegaskan, sepanjang tahun 2026 pihaknya memastikan tidak ada kendala berarti dalam mendukung masuknya investasi ke Cianjur.
Seluruh proses perizinan dinilai telah berjalan sesuai dengan regulasi dan sistem yang berlaku, serta ditunjang berbagai kemudahan bagi para investor.
Selain itu, dukungan regulasi dari pemerintah pusat turut memperkuat optimisme tersebut.


















































