jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - DPP Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) meminta ada musyawarah daerah (musda) ulang untuk menentukan ketua DPD Perbasi Jawa Barat.
Hal ini kemudian ditolak oleh Ketua DPD Perbasi Jabar terpilih, Epriyanto.
Berdasarkan surat yang diterima, DPP Perbasi meminta diulangnya gelaran Musda setelah berkomunikasi dengan KONI Jawa Barat. Pertemuan tersebut untuk penelaahan terhadap berbagai laporan, catatan, serta dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan Musda sebelumnya.
DPP Perbasi pun menerbitkan surat dengan nomor 158/DPP/IV/2026 tentang Musda DPD Perbasi Jabar Tahun 2026 pada 10 April. Isi surat tersebut pun kemudian menunjuk carateker untuk segera bisa mempersiapkan musyawarah.
Ketua terpilih DPD Perbasi Jawa Barat, Epriyanto, angkat bicara terkait dinamika organisasi bola basket di Jabar yang tengah menjadi sorotan publik.
Epriyanto menegaskan pentingnya transparansi dalam menyikapi situasi tersebut. Ia menilai keterbukaan informasi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap organisasi.
"Forum ini kami buka seluas-luasnya agar tidak ada ruang spekulasi. Semua harus terang, objektif, dan bisa dipertanggungjawabkan," kata Epriyanto dalam konferensi pers, Rabu (15/4/2026).
Menurut dia, setiap kebijakan strategis dalam organisasi harus berpijak pada aturan yang jelas dan tidak menimbulkan preseden buruk di kemudian hari.

















































