jpnn.com - Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung Badan Pengelola Investasi (BPI) Dana Anagata Nusantara (Danantara) sebagai pengelola investasi nasional.
Lembaga yang baru diluncurkan Presiden Prabowo Subianto itu diharapkan dapat membawa harapan baru bagi pengelolaan dana dan aset negara. Pada akhirnya, dan dan aset itu dapat dimanfaatkan sepenuhnya bagi kesejahteraan rakyat.
"Walau banyak elemen yang melakukan, tetapi PAN tidak terlalu mau memperdebatkan soal Danantara ini," kata Wakil Ketua Umum PAN Saleh Partaonan Daulay di Jakarta, Rabu (26/2/2025).
Ketua Komisi VII DPR itu meyakini bahwa pembentukan Danantara sudah berdasarkan pertimbangan dan kajian mendalam.
"Presiden Prabowo pasti sudah menghitung segala aspek yang terkait," lanjut mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.
Walakin, PAN berharap Danantara dapat dikelola secara profesional. Orang-orang yang bekerja di sana harus memiliki latar belakang yang memang memahami investasi.
Selain itu, kata Saleh, mereka haruslah orang-orang yang memiliki integritas dan terbuka menerima masukan dari semua pihak.
Menurut dia, para pengelola Danantara juga adalah orang biasa sehingga ada kekurangan di sana sini. Oleh karena itu, ketika diberi masukan, semestinya mereka bergembira dan mencoba mempelajari dan beradaptasi