jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Fathi menilai Indonesia memang sudah selayaknya memiliki Bank Emas, demi memperkuat ekosistem industri logam mulia nasional dan kemandirian ekonomi.
Dia berkata demikian demi menyikapi langkah Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Bank Emas di Jakarta, Rabu (26/2) kemarin.
"Ya, dengan cadangan emas terbesar keenam di dunia, sudah saatnya kita memiliki lembaga yang mampu mengelola dan memanfaatkan potensi emas secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Fathi dalam keterangan persnya, Jumat (28/2).
Legislator Fraksi Demokrat itu mengatakan ke depan penting memastikan memastikan Bank Emas bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dia pun mendorong pemerintah untuk memastikan transparansi dan tata kelola yang baik dalam operasional Bank Emas.
"Diharapkan, Bank Emas dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp245 triliun dan menciptakan 1,8 juta lapangan kerja baru, sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo," lanjut dia.
Dia mengatakan Komisi XI DPR RI akan terus mengawal Bank Emas agar implementasi kerja sesuai dengan target awal.
"Kebijakan ini agar implementasinya tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional," ujar dia.