Dukung Sugiono Jadi Ketum IPSI, Wakil Ketua MPR Akbar Supratman Sampaikan Harapan Ini

4 days ago 16

Dukung Sugiono Jadi Ketum IPSI, Wakil Ketua MPR Akbar Supratman Sampaikan Harapan Ini

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua MPR AM Akbar Supratman. Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR AM. Akbar Supratman menyatakan dukungan terhadap Menteri Luar Negeri Sugiono untuk menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026–2030.

 Akbar yang juga menjabat Ketua IPSI Sulawesi Tengah menilai Sugiono memiliki kapasitas dan pengalaman yang dibutuhkan untuk memimpin organisasi pencak silat tersebut ke depan. 

“Kami di Sulawesi Tengah mendukung penuh Bapak Sugiono untuk memimpin IPSI. Beliau memiliki kapasitas, jejaring, serta pengalaman yang sangat dibutuhkan untuk membawa IPSI semakin maju dan berprestasi,” ujar Akbar dalam keterangannya, Minggu (12/4). 

Menurut Akbar, kepemimpinan yang kuat dan visioner diperlukan untuk mengembangkan pencak silat, tidak hanya sebagai cabang olahraga, tetapi juga sebagai identitas budaya bangsa di tingkat global.

 Akbar menegaskan IPSI ke depan harus mampu meningkatkan prestasi atlet, memperkuat pembinaan generasi muda, serta memperluas diplomasi budaya melalui pencak silat.

 “Pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana membangun karakter bangsa dan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia. Dibutuhkan kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan aspek prestasi dan diplomasi budaya,” kata dia. 

Akbar juga menyatakan kesiapan IPSI Sulawesi Tengah untuk bersinergi dengan pengurus pusat dalam menjalankan program strategis organisasi ke depan.

 Dukungan tersebut disampaikan, di tengah menguatnya nama Sugiono sebagai calon Ketua Umum PB IPSI menggantikan Prabowo Subianto. 

Wakil Ketua MPR Akbar Supratman mendukung Sugiono yang sekarang menjabat Menteri Luar Negeri menjadi Ketum IPSI

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |