jateng.jpnn.com, SEMARANG - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah akan berangkat ke kantor bersepeda (gowes), naik transportasi umum hingga lari selama kebijakan efisiensi energi yang akan diterapkan mulai April 2026.
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengatakan langkah proaktif ini diambil sebagai respons terhadap kelangkaan energi global yang mulai berdampak pada berbagai sektor pemerintahan.
"Sudah kami kalkulasi kalau perlu besok hari tertentu semua ASN naik sepeda ke kantor dengan seluruh bupati wali kota," kata Luthfi seusai penandatanganan pakta integritas antikorupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantornya, Kota Semarang, Senin (30/3).
Untuk saat ini, pihaknya masih mengkaji penerapan kebijakan tersebut. Namun, apabila sudah ada lampu hijau dari pemerintah pusat, kebijakan hemat energi itu segera diterapkan di Jateng yang diawali dengan sosialisasi.
"Nanti waktunya masih dihitung. Selain naik sepeda sama transportasi umum, ya kalau perlu lari pulang pergi (PP)," ujarnya.
Nantinya, ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng pun akan diatur jadwal masuk kerjanya sesuai dengan skema work from home (WFH) sehari dalam sepekan yang akan diputuskan oleh pemerintah pusat akhir Maret ini.
"WFH-nya juga sama masih dikaji. Hari apa, hari apa masih dikaji. Begitu nanti pemerintah sudah bikin edaran, kami langsung (laksanakan, red)," ujarnya.
Tak hanya itu, Luthfi juga akan memaksimalkan adanya program 1.500 Desa Mandiri Energi di Jateng.


















































