jpnn.com, PALEMBANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi wilayah Sumsel, khususnya Kota Paembang tetap berada di tren positif pada kuartal II tahun 2026.
Meski sempat mengalami sedikit perlambatan pasca-Lebaran, pertumbuhan ekonomi diyakini masih akan tumbuh kuat.
Kepala BI Sumsel Bambang Pramono optimis bahwa angka pertumbuhan akan berada di tentang angka yang cukup signifikan dalam waktu dekat.
"Pertumbuhan ekonomi kita saat ini memang ada sedikit perlambatan pasca-Lebaran, tetapi kami tetap optimis pertumbuhan di kuartal kedua tahun ini berada di rentang 5,4 persen hingga 5,6 persen," ujar Bambang, saat ditemui di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Senin (13/4/2026).
Menanggapi proyeksi tersebut, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa Pemkot Palembang tengah melakukan langkah strategis dengan menitikberatkan pengembangan ekonomi syariah.
"Ada titik/lokus yang perlu dilakukan percepatan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan ini kita mendukung sepenuhnya," tegas Dewa.
Penguatan ekonomi syariah diharapkan juga dapat dirasakan oleh pelaku usaha mikro kecil dan (UMKM).
"Dampaknya juga ke pertumbuhan ekonomi di Kota Palembang," kata Dewa singkat. (mcr35/jpnn)




















































